Sport

Ronda Rousey Kembali ke MMA Setelah 10 Tahun Absen

Jakarta (KABARIN) - Mantan juara kelas bantam putri (61,2kg) Ultimate Fighting Championship (UFC) Ronda Rousey mengejutkan dunia seni bela diri campuran atau MMA dengan mengumumkan kembali ke pertarungan setelah 10 tahun absen.

"Sudah lama saya menunggu untuk mengumumkan ini: saya dan Gina Carano akan bertarung dalam pertarungan super terbesar dalam sejarah olahraga bela diri Wanita," kata Ronda Rousey dalam laporan Independent yang dikutip di Jakarta, Rabu.

Rousey yang memiliki ekor 12 kemenangan dengan tiga knockout (KO) dan dua kekalahan, seorang pelopor dalam olahraga MMA, belum bertarung sejak menderita kekalahan KO ronde pertama dari Amanda Nunes pada Desember 2016.

Namun, di bawah naungan Most Valuable Promotions milik Jake Paul, petinju Amerika berusia 39 tahun itu akan berhadapan dengan Gina Carano (7-1, 3 KO) di Intuit Dome, Los Angeles pada 16 Mei mendatang.

Pertarungan akan digelar di kelas bulu dan dijadwalkan berlangsung selama lima ronde, durasi yang sama seperti pertarungan perebutan gelar dan acara utama di UFC.

"Ini untuk semua penggemar MMA, baik yang dulu, sekarang, maupun di masa depan. Nantikan lebih banyak lagi, jauh lebih banyak," katanya.

Rousey menjadi tokoh wanita paling dikenal di dunia olahraga bela diri selama masa kejayaannya, merintis jalan di MMA wanita sebagai juara kelas bantam pertama UFC.

Spesialis kuncian itu berhasil mempertahankan gelarnya enam kali, tiga di antaranya melalui kuncian lengan andalannya, sebelum akhirnya dikalahkan oleh Holly Holm dan kehilangan sabuk juaranya di UFC 193.

Kekalahannya selanjutnya dari Nunes menjadi penampilan MMA terakhirnya sebelum beralih ke gulat profesional, memulai debutnya di WWE pada tahun 2018, tahun yang sama ia dilantik menjadi anggota UFC Hall of Fame.

Dia kemudian memenangkan tiga gelar juara dunia di ajang tersebut sekaligus membantu mendorong divisi wanita World Wrestling Entertainment (WWE), menuju pertandingan utama WrestleMania pertama dalam sejarah.

Rousey juga merupakan peraih medali Olimpiade, menjadi orang Amerika pertama yang naik podium di cabang judo sejak cabang olahraga ini menjadi cabang resmi di Olimpiade Beijing 2008.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: